Wednesday, December 11, 2019

Johari Zein, Sosok Fenomenal di Bidang Logistik, Luncurkan Program Indonesia Berseri

Johari Zein yang dikenal sukses berkiprah di dunia bisnis jasa logistik benar-benar sosok yang inspiratif. Selain punya insting bisnis yang kuat, dia ternyata memiliki jiwa filantropis yang layak diteladani. Ini dibuktikan dengan diluncurkannya Program Indonesia Bersedekah Jariah atau disingkat Indonesia Berseri pada 17 Oktober 2019 di Jakarta. Salah satu konsentrasinya adalah program pembangunan, pengembangan, dan pemakmuran 99 masjid di delapan penjuru dunia yang diinisiasi oleh Johari Zein Foundation. 

Apa itu Johari Zein Foundation? Tak lain adalan lembaga filantropi yang didirikan oleh Johari yang bercita-cita menjadi wasilah demi terwujudnya umat yang bertakwa melalui pembangunan 99 masjid di 8 penjuru dunia. Digunakannya angka 99 merupakan simbol kesempurnaan sebagaimana tecermin dalam Asmaul Husna yang berjumlah sama. 

Muhammad Nuh selaku Ketua Badan Wakaf Indonesia mengapresiasi inisiatif Johari Zein Foundation.

Saat membuka acara gathering Paxel awal tahun 2019, Johari menegaskannya komitmennya untuk membantu sesama lewat tindakan kebaikan sekecil apa pun. Dan sudah semestinya kita mempraktikannya pula. Paxel yakni layanan antar sehari sampai merupakan wujud nyata bagaimana ia ingin membantu agar para pelaku UKM dan UMKM bisa berdaya melalui penjualan yang cepat dan praktis.

Itulah sebabnya para kurir di Paxel disebut happiness hero karena mereka semua bertugas atau mendapat amanah untuk mengantarkan kebaikan, bukan paket fisik belaka yang bernilai transaksional. Harus ada simbiosis mutualisme untuk bisa saling menopang agar maju dan berkembang.

Lewat Indonesia Berseri, Johari percaya bahwa bangsa Indonesia yang beriman akan mampu bergerak maju. Melalui masjid, umat akan meningkat keimanannya serta kondisi ekonominya lantaran senantiasa berada dalam lindungan Allah.

Menemukan Islam

“Saya lahir tahun 1954 di Medan dari keluarga pedagang sederhana, WNI Tionghoa, dalam lingkungan keluarga Budha namun di sekolahkan pada sekolah-sekolah Katolik sampai SMA. Alhamdulillah dalam perjalanan hidup saya, saya menemukan Islam sebagai agama saya. saya mualaf di tahun 1982, dan sejak saat itu, Al-Quran sebagai petunjuk hidup saya,” ujar Johari Zein dalam sambutannya pada peluncuran Program Indonesia Berseri di Jakarta Oktober lalu.

Pada usia ke 65 tahun, Johari telah mendedikasikan waktunya untuk membangun perusahaan logistik seperti JNE atau Jalur Nugraha Ekakurir yang kini melesat sebagai pemimpin ekspedisi. JNE sangat layak disebut sebagai perusahaan logistik yang berhasil menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Banyak ilmu dan pengalaman spiritual

Johari mengaku sangat menikmati kiprahnya saat membangun dan mengelola JNE. “Alhamdulillah, sampai hari ini, JNE mampu bertahan sebagai market leader di bidang logistik di Indonesia. Saya menikmati perjalanan saya dengan JNE karena saya banyak mendapat ilmu dan pengalaman, selain uang yang cukup, saya bertemu dengan guru spiritual yang istimewa, bapak almarhum H. Soeprapto, dermawan dan entrepreneur luar biasa,” lanjut Djohari.

Pengalaman spiritual seperti itulah yang menginspirasi Johari untuk membentuk Johari Zein Foundation. Dari 99 masjid, kini Johari Zein Foundation telah membangun sebuah masjid di Lombok Utara yakni Masjid Zeinurrahim di desa Medana. Ibarat orang bertawaf, Johari Zein Foundation agar terus membangun masjid dari tempat ke tempat lainnya.

Perlunya fungsi pendidikan

Dalam kesempatan yang sama juga hadir Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Nuh menuturkan bahwa ia mengapresiasi cita-cita yang diinisiasi oleh Johari Zein Foundation. Lebih lanjut ia menegaksn bahwa masjid yang akan dibangun nanti hendaknya punya empat fungsi masjid, yaitu fungsi peribadatan, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Ini tentu selarasa dengan domain kepakaran yang dimiliki Johari Zein.

"Bukan sekedar membangun masjid biasa, tapi sebagai fungsi peradaban, minimal ada fungsi pendidikan, paling tidak ada PAUD, dan TPQ sehingga anak kecil sudah biasa mengenal Alquran," tutur Muhammad Nuh.

Seniman Dik Doank turut mendukung program Indonesia Berseri dan RBM.

Demi memuluskan terlaksananya Program Indonesia Berseri, Johari Zein Foundation membentuk komunitas Relawan Bangun Masjid (RBM) yang akan berperan untuk menghimpun, menyebarkan, dan mendukung program pembangunan peradaban manusia yang unggul dengan landasan akhlak mulia lewat masjid. RBM boleh dibilang adalah anak dari Program Indonesia Berseri Johari Zein Foundation.

Peluncurah Indonesia Berseri dan deklarasi RBM juga diramaikan oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain seniman unik Dik Doank, Anggota Dewan Syariah Nasional MUI Kyai Cholil Nafis, Adiwarman Karim praktisi ekonomi Syariah, dan tentu saja Muhammad Nuh. Semoga kemajuan bangsa bisa diwujudkan melalui sumbangsih kecil yang digagas oleh Johari Zein Foundation.
Previous Post
Next Post

Saya juga menulis di https://belalangcerewet.com dan https://www.misterblangkon.com/

0 comments: